Data Pengungsi Dunia

Berita Dunia Islam Terkini  - Geneva, Rabu – Komisi Tinggi Urusan Pengungsi PBB di Geneva, Rabu (19/6), melaporkan, tahun 2012 sebanyak 1,1 juta orang mengungsi lintas batas negara dan 6,5 juta orang menjadi pengungsi di negeri sendiri.

Perang dan krisis menjadi penyebab utama orang terpaksa mengungsi. Dalam dua dekade, 45,2 juta orang terpaksa mengungsi di seluruh dunia.

Komisaris UNHCR Antonio Guterres menyatakan, dengan jumlah pengungsi sebanyak itu, itu berarti setiap 4,1 detik ada satu orang yang mengungsi.

data pengungsi dunia

”Jadi, setiap kali Anda berkedip, ada satu orang lain yang terpaksa mengungsi,” kata Guterres. Perang di Suriah berkontribusi menambah jumlah pengungsi. Angka pengungsi tahun 2012 itu merupakan yang tertinggi sejak tahun 1994 ketika orang-orang melarikan diri karena genosida di Rwanda dan perang di Yugoslavia.

Sampai akhir tahun lalu, di dunia telah ada 15,4 juta pengungsi, 937.000 pencari suaka dan 28,8 juta orang yang terpaksa melarikan diri lintas batas negara. Dari jumlah tersebut, 17 persen adalah pengungsian yang terjadi pada tahun 2012. Pengungsi anak-anak di bawah usia 18 tahun ada 46 persen. Para pengungsi itu 55 persen berasal dari negara-negara yang tengah berperang, seperti Afganistan, Somalia, Irak, Sudan, dan Suriah.

Jumlah terbesar pengungsi berasal dari Afganistan, situasinya tidak berubah selama 32 tahun. Guterres juga menyorot konflik di Mali, Republik Demokratik Kongo, dan Afrika Tengah. Tahun lalu ada 2,1 juta orang mengungsi di negerinya sendiri, sebanyak 526.000 pengungsi kembali ke rumah, dan 88.000 pengungsi bermukim di negara- negara maju. Namun, krisis yang terbaru mengakibatkan jumlah pengungsi kian meningkat.

”Kami menyaksikan konflik- konflik baru terus bermunculan, dan konflik-konflik lama tak juga berhenti,” kata Guterres. Ia menambahkan, jumlah mereka yang telah melarikan diri dari konflik yang terjadi di Suriah telah meningkat dari 650.000 orang pada akhir tahun 2012 menjadi sekitar 1,6 juta orang saat ini. Ini melebihi angka tahun lalu.

UNHCR telah memperingatkan bahwa jumlah pengungsi Suriah bisa mencapai 3,5 juta orang pada akhir tahun ini, ada juga kekhawatiran bahwa jumlah mereka yang kini mengungsi di dalam negeri sebanyak 4,25 juta orang juga naik. Pengungsi Suriah telah membanjiri negara tetangga, seperti Lebanon, Jordania, Turki, dan Irak. Guterres mendesak masyarakat internasional untuk saling membantu meskipun program permukiman kembali UNHCR untuk warga Suriah di negeri-negeri maju belum dapat dilaksanakan.

Dengan adanya krisis ekonomi yang makin meningkat, wacana soal pemberian suaka di negara- negara maju juga diperdebatkan. Guterres mengharapkan hal itu tetap menjadi perhatian karena siapa lagi yang akan menolong pengungsi tersebut. Ia menekankan, sebanyak 87 persen pengungsi di dunia justru mendapat perlindungan dari negara-negara berkembang, jumlahnya lebih dari 70 persen sejak satu dekade lalu.

Pakistan di urutan teratas sebagai negara penampung pengungsi tahun 2012 dengan 1,6 juta pengungsi, sebagian besar dari Afganistan. Hal ini diikuti oleh Iran dengan 868.200 orang dan Jerman dengan 589.700 pengungsi. (AP/AFP/LOK)

Baca artikel yang lainnya

 

Share This Post

DONATE US

anak yatim