Pasukan Assad Kembali ke Kota Al Qusair

Berita Dunia Islam Terkini – Kairo – Pasukan Pemerintah Suriah dan milisi Hezbollah dari Lebanon hingga Kamis (6/6) terus menyisir seluruh kota Al-Qusair di dekat perbatasan Suriah-Lebanon, sehari setelah mereka merebut kembali kota strategis itu dari tangan pasukan oposisi Suriah.

Jatuhnya kota Al-Qusair ke tangan pasukan pemerintah dan milisi Hezbollah membuka jalan bagi rezim Presiden Suriah Bashar Al-Assad mengamankan kekuasaan di wilayah ibu kota Damaskus hingga pesisir Suriah dan sebagian besar wilayah perbatasan Suriah-Lebanon.

Demikian dilaporkan wartawan Kompas Musthafa Abd Rahman, yang memantau perkembangan di Suriah dari Kairo, Mesir.

Wilayah pesisir Suriah, termasuk kota pelabuhan Tartus dan Latakia, selama ini dikenal sebagai basis pendukung Presiden Assad. Skenario Assad adalah menjadikan wilayah pesisir itu sebagai sandaran terakhir rezimnya jika kelak terdesak dari kota Damaskus.

Keberhasilan pasukan Assad mengontrol kembali kota Al-Qusair, yang lebih dari setahun dikuasai pasukan oposisi, membuat kota Tartus kembali aman dari ancaman pasukan oposisi. Rusia memiliki fasilitas perawatan bagi kapal-kapal Angkatan Laut-nya di kota ini. Selain itu, kota ini juga diduga menjadi jalur utama suplai senjata dari Rusia ke Damaskus.

Kemenangan di Al-Qusair ini langsung dirayakan. Warga wilayah Beirut Selatan, yang menjadi basis Hezbollah, sejak Rabu hingga Kamis turun ke jalan sambil mengibarkan bendera Hezbollah berwarna kuning untuk merayakan kemenangan.

Aktivis Hezbollah membagi-bagikan kue dan permen kepada warga di kawasan itu. Deputi Sekretaris Jenderal Hezbollah Sheikh Naim Qasim mengatakan, pertempuran di Al-Qusair membawa satu pesan, yaitu melawan Israel dan siapa pun yang mengusung proyek Israel.

Di Damaskus, berita utama semua media propemerintah edisi Kamis menurunkan berita besar kemenangan di Al-Qusair.

Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi juga langsung menelepon Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem, menyampaikan ucapan selamat.

Sebaliknya, sidang tingkat menlu Liga Arab, di Kairo, Rabu, mengecam keterlibatan pihak asing dalam pertempuran di Suriah, khususnya keterlibatan Hezbollah di Al-Qusair.

Juru Bicara Gedung Putih Jay Carney mengatakan, AS mengecam serangan pasukan pemerintah dan milisi Hezbollah ke Al-Qusair yang menyebabkan tawasnya warga sipil dalam jumlah yang belum diketahui dan membawa petaka kemanusiaan sangat besar.

Ketua ad interim Koalisi Nasional Suriah (NC) George Sabra berjanji akan terus melancarkan peperangan melawan rezim Assad hingga berhasil ”membebaskan” semua tanah Suriah. Ia menyebut, Suriah kini tengah mendapat serangan pihak asing.

Tarik pasukan

Dalam perkembangan lain, Pemerintah Austria memutuskan menarik 377 tentaranya yang sedang ditugaskan sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Dataran Tinggi Golan.

Keputusan ini diambil hari Kamis, beberapa jam setelah pasukan oposisi sempat merebut pos lintas batas satu-satunya di zona demiliterisasi di Golan. Pos di dekat kota tua Quneitra itu selama ini menjadi satu-satunya pintu perlintasan dari wilayah Golan yang dikuasai Israel ke wilayah yang dikuasai Suriah. Pasukan Assad dilaporkan sudah merebut kembali pintu perbatasan itu. (AP/AFP/DHF)

Share This Post

DONATE US

anak yatim